You are here
Home > Highlighted > AMD di Computex 2021: Tampil Inovatif, Menggandeng Tesla dan Samsung, Serta Menantang Nvidia

AMD di Computex 2021: Tampil Inovatif, Menggandeng Tesla dan Samsung, Serta Menantang Nvidia

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

Advanced Micro Devices (AMD) memperkenalkan arsitektur chiplet 3D barunya. Dikembangkan bersama Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC), pada Computex 2021 virtual yang sedang berlangsung Senin, 31 Mei 2021 di Taipei.

Selama pidato utamanya, CEO AMD Lisa Su berbicara soal terobosan pengemasan yang menggabungkan arsitektur chiplet inovatif AMD dengan stacking 3D menggunakan pendekatan hybrid di industri yang menyediakan lebih dari 200 kali kepadatan interkoneksi. Pada chiplet 2D dan lebih dari 15 kali kepadatan dibandingkan dengan solusi pengemasan 3D yang ada.

“Penerapan pertama teknologi chiplet 3D kami di Computex menunjukkan komitmen kami untuk terus mendorong komputasi dengan perfroma tinggi untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara signifikan,” kata Su.

Baca Juga: AMD EPYC 7003 Series Bakal Menyokong Kinerja NSCC, Supercomputer Terkencang Di Singapura

Su kemudian mencatat pengalaman AMD dalam memperkenalkan teknologi pengemasan canggih ke dalam industri. “Kami telah bekerja sama dengan TSMC pada fabric 3D mereka untuk menggabungkan kemasan chiplet dengan die stacking untuk menciptakan arsitektur chiplet 3D untuk produk komputasi kinerja tinggi di masa depan,” katanya.

Aplikasi pertama dari teknologi chiplet 3D adalah prototipe cache vertikal 3D yang terikat pada prosesor seri AMD Ryzen 5000. Su menambahkan, pihaknya dijadwalkan untuk memulai produksi pada produk komputasi high-end menggunakan arsitektur chiplet 3D pada akhir tahun ini.

AMD Gandeng Tesla dan Samsung

Foto: vox-cdn.com

Pada kesempatan tersebut, AMD juga secara resmi mengumumkan kerja sama dengan Tesla dan Samsung untuk menambah pengalaman infotainment. Yang pertama, AMD masuk melalui prosesor Ryzen dan GPU RDNA 2 di mobil Tesla Model S dan Model X terbaru.

“Ya, Model S & X baru memiliki daya komputasi hiburan level PS5,” tulis Elon Musk, CEO Tesla di akun Twitternya pada Selasa, 1 Juni 2021, sekaligus menanggapi akun @WorldofTesla1.

Artinya, pemilik mobil dapat memainkan video game di mobil mereka saat tidak mengemudi. Hal tersebut dimungkinkan setelah Su mengonfirmasi bahwa mobil baru Tesla akan menyematkan kekuatan grafis 10 TFlops pada sistem infotainment terintegrasi.  

Baca Juga: AMD Perluas Pengalaman Ngegame Melalui Radeon Software Adrenalin Terbaru

Berkat RDNA 2, di atas kertas, pengembang Tesla dapat menawarkan game AAA intensif grafis yang sama dengan di konsol, baik itu Sony PlayStation 5 maupun Microsoft Xbox Series X / S.  

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Tesla untuk menghadirkan kekuatan Radeon ke mobil flagship mereka terbaru, dan berharap dapat memberikan platform baru yang hebat bagi para gamer untuk AAA gaming,” papar Su.

AMD juga menggandeng Samsung dalam rupa Exynos SoC terbaru. Chipset ini menampilkan IP grafik berbasis arsitektur AMD RDNA 2 custom, menghadirkan kemampuan raytracing dan shading tingkat variabel ke perangkat seluler.

Dilansir dari TechRadar, Rabu 2 Juni 2021, chipset tersebut dipastikan akan dibawa oleh beberapa versi Samsung Galaxy S22. Flagship terbaru Samsung ini bakalan punya kemampuan menghasilkan efek pencahayaan dan refleksi yang realistis pada layar smartphone. Galaxy S22 pun diyakini menjadi ponsel flagship dengan kelas berbeda dan pertama memiliki raytracing.

Menyaingi Nvidia

Menurut Scott Herkelman, Corporate Vice President and General Manager, Graphics Business Unit AMD, arsitektur AMD RDNA 2 membuat laptop generasi terbaru punya performa tinggi yang hemat energi. Selain itu, dapat menampilkan visual seperti nyata dalam level yang sama untuk para gamer mobile.

“Dengan AMD Advantage, gamer mendapat jaminan bahwa laptop generasi terbaru ini, telah dirancang dan dioptimalkan serta dibangun khusus dengan tujuan untuk memberikan pengalaman gaming terbaik yang bisa Anda dapatkan,” katanya.

Hal menarik lainnya, lanjut Herkelman, pihaknya menanamkan AMD Radeon RX 6000M diatas AMD RDNA 2 ini. Hasilnya, memberikan kinerja hingga 1,5x lebih tinggi, namun di saat bersamaan dayanya 43 persen lebih rendah. AMD juga menghadirkan teknologi canggih seperti AMD Infinity Cache dan DirectX® Raytracing (DXR) ke laptop generasi berikutnya.

Baca Juga: Gamers, AMD Luncurkan AMD Radeon RX 6700 XT Beresolusi 1440p

GPU AMD RX 6000M memiliki core hingga 2560 serta 12GB VRAM untuk melibas game-game berat maupun perkerjaan yang membutuhkan hardware high-end. Jika dilihat dari spesifikasinya, RX 6000M akan bersaing dengan laptop-laptop yang memiliki seri GPU NVIDIA RTX.

Berbeda dengan Nvidia yang merilis GPU gaming untuk PC Desktop, AMD cenderung memilih untuk mengumumkan GPU gaming untuk laptop. Kode ‘M’ dalam RX 6000M merupakan singkatan dari ‘Mobile’ yang berarti GPU seri ini khusus diciptakan untuk perangkat laptop.

Terdapat 3 GPU yang masuk dalam AMD RX 6000M Series yaitu, RX 6600M, RX 6700M, dan RX 6800M. Meski menggunakan nama yang berbeda, namun ketiga GPU tersebut mengusung arstiektur yang sama yaitu RDNA2 dengan sistem fabrikasi 7nm. Dari ketiga model GPU di seri RX 6000M, RX 6800M merupakan model unggulan dengan 40 unit komputasi.

Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
https://www.onetech.id

Leave a Reply

Top