You are here
Home > Games > Game Korea Lineage 2M Akan Hadir di 28 Negara, Bagaimana dengan Developer Indonesia?

Game Korea Lineage 2M Akan Hadir di 28 Negara, Bagaimana dengan Developer Indonesia?

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

Lineage 2M, game bergenre MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-playing Game), akan mendarat di 29 negara dengan versi mobile pada Desember 2021.

Hal tersebut diungkap, NCSOFT Corp pembuat game online Korea Selatan sebagaimana dikutip Yonhap, Rabu, 10 November 2021. 

Baca Juga: G733 LIGHTSPEED Hadirkan Warna Baru, Kok Harganya Lebih Murah

Versi mobile Lineage 2M akan tersedia secara bersamaan. Baik untuk perangkat Android Google maupun iOS Apple. Di antara beberapa negara tersebut, ada Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman. Gamers di negara itu sudah bisa ternggelam dalam permainan pada 2 Desember 2021. 

Indonesia sendiri sudah mendapat game ini di akhir 2019. Kedatangannya disambut sangat antusias karena ada 2 juta pendaftar pada tahap pra-registrasi.

Diketahui, game besutan Negeri Ginseng ini memang daya tarik. Khususnya soal grafis ultra-realistis yang membuat mata gamers menjadi terpukau ketika memainkan game tersebut.

Hal ini memang tidak mengherankan. Soalnya, Lineage 2M ini mengintegrasikan teknologi dan keahlian NCSOFT yang dibangun selama 20 tahun terakhir. Sehingga game mampu menampilkan grafis 3D penuh dan resolusi 4K UHD.

Versi mobile Lineage 2 memiliki konsep yang mirip dengan game Lineage 2 di versi PC. Namun NCSoft menghadirkan penyesuaian UI dan kontrol untuk perangkat mobile dan meningkatkan grafis dari game tersebut.

Baca Juga: Gamers Wajib Tahu, KontrolFreek Bawa Generasi Terbaru Thumbstick

Industri kreatif Korea Selatan memang tumbuh subur. Tidak hanya hadir dengan K-Pop dan Drakor. Dunia game juga berkembang pesat. Dikutip dari media pulsenews.co.kr, industri game Korea Selatan berada di peringkat empat dunia.

Mereka mampu menyumbang 6,3 persen dari keseluruhan pasar game di seluruh dunia. Ada di bawah Amerika Serikat, China dan Jepang.

Di tahun 2018, mereka mampu memasarkan game sebesar 14,29 triliun won atau sekitar Rp172 triliun.

Situasi ini berbeda dengan Indonesia. Walau kita punya pasar yang besar, sayangnya produk domestik kita hanya menguasai 0,4% pasar dalam negeri saja.

Baca Juga: Logitech G435, Headset Kekinian Yang Bisa Buat Anak Muda Merubah Dunia

Fakta ini terungkap dalam buku berjudul Peta Ekosistem Industri Game Indonesia, sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis, 22 April 2021. Buku ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Kominfo, LIPI dan Asosiasi Game Indonesia.

Ada satu kutipan menarik di sana, “Pada tahun 2015, terdapat 42,8 juta populasi pemain video game dengan pangsa pasar sebesar USD321 juta. Angka tersebut naik menjadi USD1,1 miliar (Rp 15,96 triliun) atau naik hampir 350% (Newzoo, 2015, 2019; Statista, 2020).”

Foto: i.pinimg.com

Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
https://www.onetech.id

Leave a Reply

Top