You are here
Home > Editor Picks > Hiiii…Keyboard Lebih Jorok Ketimbang Dudukan Kloset!

Hiiii…Keyboard Lebih Jorok Ketimbang Dudukan Kloset!

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

Dalam sebuah penelitian, keyboard memiliki tingkat bakteri yang tinggi. Bahkan keyboard yang dipakai bersama, memiliki lebih banyak bakteri daripada yang digunakan secara pribadi. Jumlahnya, lebih banyak dari pada dudukan kloset kita!

Penelitian merupakan kesimpulan dari beberapa penelitian dan diungkap National Center for Health Research yang terdiri dari Sarah Miller RN, Keris Krennhrubec, dan Diana Zuckerman, PhD.

Para peneliti Universitas Arizona menemukan bahwa rata-rata desktop memiliki bakteri 400 kali lebih banyak daripada bakteri pada dudukan toilet. Studi tersebut mengambil sampel dari kantor-kantor di seluruh Amerika Serikat. Penelitian juga menunjukkan bahwa meja wanita cenderung menyimpan lebih banyak bakteri daripada pria.

Rumah Sakit Memorial Northwestern Chicago juga menjadi obyek penelitian. Hasilnya, ditemukan dua jenis bakteri, Enterococcus faecium dan Staphylococcus aureus, yang kebal obat dapat bertahan hingga 24 jam di keyboard. Sedangkan sejenis bug yang tidak terlalu mematikan, Pseudomonas aeruginos, dapat bertahan selama satu jam.

Pemakaian komputer di rumah sakit semakin masif ketika zaman mengkondisikan para dokter mencatat rekam medis pasien ke dalam sistem komputer. Tidak sedikit rumah sakit yang menjadikan komputer dipakai bersama oleh para tenaga medis. Maka ancaman bakteri di keyboard tidak terhindarkan.

Para tenaga medis berpotensi menularkan bakteri kepada pasiennya. Orang dalam kondisi sakit, lebih rentan terhadap infeksi bakteri, sehingga pasien rumah sakit bisa menjadi sakit parah akibat tertular bakteri dari tangan petugas medis. 

Hal ini tampak menakutkan, tetapi akan lumrah kalau kita ingat kembali kebiasaan harian kita. Misalnya, saat sedang flu kita tetap bekerja di depan komputer. Keyboard akan menjadi pihak pertama yang menerima limpahan kuman saat bersin, batuk, atau berbicara. Kerja sambil makan atau minum, juga rentan mengotori keyboard. Jika kerja di luar ruangan, keyboard menjadi tempat hinggapnya berbagai jenis kuman. Apalagi laptop atau komputer dipakai bersama!

Ironis memang, di mana kita cenderung berusaha menjaga dapur dan kamar mandi kita tetap bersih dan bebas bakteri. Tapi kita lupa untuk membersihkan ruang kerja kita, komputer kita, dan juga smartphone kita. Apalagi, senyatanya kita lebih banyak menghabiskan waktu bersama mereka, ketimbang di dapur atau kamar mandi.  

Baca Juga: Tips Fotografi: Motret Gerhana Matahari Bisa Merusak Sensor Kamera

Pola Hidup Bersih

Di tengah pandemi Covid-19 ini, ada baiknya kebiasaan pola hidup bersih juga diterapkan kepada perangkat komputer kita. Baik bagi kita maupun orang di sekitar kita, jika kita tidak lupa mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan keyboard.

Cuci tangan dengan sabun selama 20 detik di air mengalir, akan membunuh kuman yang ada di tangan kita. Pembersih tangan berbahan dasar alkohol juga dapat kita gunakan jika tidak ada wastafel untuk cuci tangan. 

Kebiasaan lain tentunya membersihkan keyboard kita. Langkah pertama matikan laptop atau komputer kita. Lalu balikkan keyboard untuk mengosongkan kotoran di antara tombol. Ini untuk membuang kotoran yang kasat mata, seperti remah-remah makanan.

Ambil lap, sebaiknya mikro-fiber, basahi dengan cairan disenfektan atau alkohol. Kain cukup lembab saja, jangan sampai basah jemek. Bersihkan keyboard secara menyeluruh dengan kain tersebut. Setidaknya, aktifitas ini dilakukan sekurangnya seminggu sekali.

Sedangkan untuk keyboard di rumah sakit atau keyboard yang dipakai bersama, para dokter dan perawat dari National Center for Health Research (NCHR) menyarankan, keyboard harus lebih sering dibersihkan dengan desinfektan.

Namun, yang paling disarankan adalah, cuci tanganlah sesering mungkin. Sebelum dan sesudah mengetik di atas papan ketik.  

Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
https://www.onetech.id

Leave a Reply

Top