You are here
Home > Highlighted > Kita Bisa Enkripsi Data Sendiri Berkat AMD EPYC

Kita Bisa Enkripsi Data Sendiri Berkat AMD EPYC

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

Layanan cloud computing ke depan akan bergeser ke layanan pribadi. Untuk itu, data pribadi yang terenkripsi di cloud computing adalah kebutuhan mutlak. Gerak tren baru ini membuat AMD dan Google meluncurkan Confidential Virtual Machines (VMs).

Confidential VMs, sekarang dalam versi beta, adalah produk pertama dalam portofolio Confidential Computing Google Cloud. Sebelumnya, Google Cloud mengenkripsi data saat at-rest dan in-transit. Tetapi, kolaborasi 2 perusahaan teknologi ini membuat pelanggan mampu mengenkripsi data mereka di dalam cloud saat sedang diproses, tidak hanya saat transit (real time encryption-in-use).

Inilah terobosan teknologi yang membuka skenario komputasi yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan. Misalnya memungkinkan terjadinya multi-party computation, yakni situasi di mana organisasi ingin berkolaborasi satu sama lain pada dataset pribadi, sambil melindungi kerahasiaan data. Terkait dengan akses data dan kerahasiaan, Confidential VMs dapat membatasi paparan data dan siapa yang dapat mengaksesnya dengan mengenkripsi data bahkan ketika sedang diproses.

Hal tersebut dijamin karena lingkungan Confidential Computing menjaga data terenkripsi dalam memori dan di tempat lain di luar unit pemrosesan pusat (CPU). Menurut Vint Cerf, Vice President and Chief Internet Evangelist, Google, hal ini berkat teknologi keamanan canggih dalam prosesor AMD EPYC.

Baca Juga: AMD Ryzen Sokong Lenovo ThinkStation P620 untuk Pekerja Profesional

Keamanan data pelanggan memang menjadi hal mutlak. Itulah mengapa, McNamara, Senior Vice President and General Manager, Server Business Unit, AMD, mengatakan Google Confidential VMs dibekali fitur keamanan canggih secure encrypted virtualization dalam prosesor AMD EPYC. Ia akan mengenkripsi memori VM menggunakan kunci per-VM khusus yang dihasilkan dan dikelola oleh keamanan prosesor yang tertanam. “AMD dan Google telah bekerja sama untuk membantu pelanggan mengamankan data mereka dan mencapai performa tinggi dari beban kerja mereka,” katanya sebagaimana dalam press release yang diterima pada Selasa, 14 Juli 2020.     

AMD dan Google pun telah menyederhanakan penggunaan Confidential Computing melalui sistem lift and shift confidentiality. Artinya, membuat transisi ke Confidential VMs menjadi mulus karena pelanggan tidak perlu membuat perubahan kode apa pun pada aplikasi mereka untuk mendapat manfaat dari VM ini.

Kemudian, Confidential VMs menawarkan performa tinggi (high-performance VMs), serupa dengan Google N2D VMs, yang ditenagai oleh prosesor AMD EPYC Generasi Kedua.

https://youtu.be/N5OiqmcnlXs
Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
https://www.onetech.id

Leave a Reply

Top