You are here
Home > Highlighted > Perusahaan Semikonduktor Dunia Kompak Tolak Sebagian Permintaan AS untuk Buku Rahasia Dagang

Perusahaan Semikonduktor Dunia Kompak Tolak Sebagian Permintaan AS untuk Buku Rahasia Dagang

Facebooktwitterrssyoutubeby feather

Samsung Electronics Co. dan SK hynix Inc., perusahaan semikonduktor asal Korea Selatan sepakat untuk memenuhi sebagian dari permintaan AS terkait keharusan membuka rahasia dagang mereka. Juga dengan Tower Semiconductor Israel dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company.

AS meminta perusahaan semikonduktor untuk mengungkapkan informasi tentang stok, jaminan simpanan, waktu pengiriman, praktik pembelian, dan tindakan apa pun yang diambil untuk meningkatkan produksi chip. Hal ini dilatabelakangi oleh kelangkaan chip global yang membuat persahaan teknologi AS kalang kabut.

Baca Juga: Korsel Buat RUU Industri Semikonduktor Untuk Pertahankan Posisi 1 & 2 Dunia

Kementerian Perdagangan AS mengatakan bahwa penyerahaan informasi yang dimaksud sepenuhnya bersifat sukarela. Namun, Menteri Perdagangan Gina Raimondo memperingatkan perusahaan semikonduktor bahwa jika mereka tidak menanggapi permintaan tersebut, “maka kami memiliki alat lain di kotak alat kami yang mengharuskan mereka memberi kami data. Saya harap kami tidak sampai melakukan hal itu. Tetapi jika harus, kami akan melakukannya,” dikutip dari Yonhap, Selasa, 9 November 2021.

Batas waktu yang diberikan Washington untuk “secara sukarela” berbagi informasi bisnis yakni pada 8 November 2021. Mengikuti perintah eksekutif Presiden Joe Biden yang mengarahkan “beberapa tindakan agen federal untuk mengamankan dan memperkuat rantai pasokan Amerika” untuk produk-produk utama.

Terhadap permintaan tersebut, Samsung memberikan pernyataannya. “Setelah berdiskusi dengan Departemen Perdagangan, kami tidak mengirimkan informasi pelanggan karena ketentuan kontrak tidak memungkinkan kami untuk mengungkapkannya,” kata Samsung.

SK hynix juga mengatakan bahwa mereka berkonsultasi dengan departemen dan berbagi informasi “dengan cara yang dapat melindungi hubungan kepercayaan dengan pelanggan kami.”

Kedua perusahaan mengatakan mereka meminimalkan penyampaian informasi sensitif tentang pelanggan, penjualan, dan perincian inventaris. Sikap mereka ini senada dengan 2 perusahaan semikonduktor lainnya.

Sikap Perusahaan Semikondutor Lain

Perusahaan semikonduktor Tower Semiconductor Israel juga menahan diri untuk mengungkapkan beberapa data, seperti backlog spesifik, atribut produk dan penjualan bulan lalu. Mereka mengatakan, “Perjanjian non-disclosure dengan pelanggan kami.”

Begitu juga Taiwan Semiconductor Manufacturing Company, Limited. Foundry semikonduktor yang berkantor pusat dan beroperasi di Taiwan, melalui juru bicaranya Nina Kao mengatakan dalam email ke Bloomberg News bahwa mereka tetap berkomitmen untuk “melindungi kerahasiaan pelanggan seperti biasa.”

Baca Juga: SK Telecom Korea Buat Chip AI Yang Ancam Keberadaan GPU

Permintaan informasi AS ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan rahasia dagang utama oleh pembuat chip. Karena jika diungkap akan menyentuh berbagai masalah, termasuk investasi, inventaris, harga, rencana perluasan kapasitas, pelanggan, dan penjualan.

Untuk membahas persoalan ini, Menteri Perindustrian Korea Selatan Moon Sung-wook berangkat ke AS pada hari Selasa, 9 November 2021. Agenda utamanya adalah membahas rantai pasokan semikonduktor, tarif baja, dan masalah lain yang tertunda.

Selama tiga hari di Negeri Paman Sam itu, Moon berencana untuk bertemu dengan Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo dan Menteri Energi Jennifer Granholm. Rantai pasok chip diharapkan menjadi salah satu agenda utama mereka.

“Kami telah sepenuhnya menjelaskan kekhawatiran tersebut kepada AS, dan kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan konsultasi yang erat,” kata Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan bulan lalu.

Foto th.bing.com

Facebooktwitterpinterestmailby feather
Agung Setiawan
Otak-atik, membaca, menulis dan membagikan seputar teknologi.
https://www.onetech.id

Leave a Reply

Top